Beranda / Berita / Desa Sejahtera Melalui Musyawarah
Desa Sejahtera Melalui Musyawarah
Jumat 26 Mei 2017

Manggung –  Bertempat di Pendopo Kantor Kepala Desa Manggung Kecamatan Ngemplak telah diselenggarakan Musrenbang Desa Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun 2017-2018 yang dihadiri berbagai elemen dan unsur masyarakat baik dari wakil-wakil kelompok, Dusun, lembaga Desa, tokoh masyarakat serta unsur lain yang terkait di Desa. (25/1/2017),

Kegiatan tersebut secara kultural adalah dalam rangka nyengkuyung rame-rame sila ke-4 dari Pancasila yang berbunyi “Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan” yang menjadi landasan bernegara serta landasan dalam menjalankan seluruh kegiatan pemerintahan. Salah satu kegiatan yang rutin setiap akhir tahun diadakan oleh pemerintah Desa ialah Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes).

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) telah menjadi istilah populer dalam penyelenggara perencanaan pembangunan dan penganggaran di Daerah dan Desa, bersamaan dengan penerbitan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanan Pembangunan Nasional (SPPN), maka Musrenbang dapat menjadi ruh pembangunan karena ia merupakan pondasi awal dalam perencanaan pembangunan agar efektif dan efisien. Musyawarah itu sendiri berasal dari kata Syawara yaitu berasal dari Bahasa Arab yang berarti berunding, istilah di Desa Manggung (Jawa) yaitu urun rembug atau mengatakan dan mengajukan sesuatu. Istilah-istilah lain dalam tata Negara Indonesia dan kehidupan modern tentang musyawarah dikenal dengan sebutan “syuro”, “rembug desa”, “kerapatan nagari” bahkan “demokrasi”.

Musrenbangdes ini bukan hanya dihadiri oleh seluruh warga Manggung, melainkan juga kader PKK, ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, BPD, dan Muspika Kecamatan Ngemplak. Hasil usulan dalam musyawarah tersebut adalah di bidang Sektor Ekonomi yakni pembangunan pasar darurat, sektor pertanian  yaitu pembangunan sumur, dan infrastruktur desa untuk pembangunan jalan di sepanjang desa.